Breaking News

Penanaman Cabe akan Dilakukan Secara Terjadwal dan Terukur


MWawasan, Sarolangun~   Dinas Tanaman Pangan, Hultikultura dan Perkebunan (TPHP)  Kabupaten Sarolangun, pada tahun ini akan melakukan penanaman cabe secara terjadwal dan terukur. Hal itu dilakukan, menurut Kadis TPHP Joko Susilo, agar ketersedian cabe di sarolangun selalu mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan. 

Pasalnya, akhir-akhir ini harga cabe mengalami kenaikan harga yang membuat masyarakat mengeluh kesah, karena tembus hingga 50 ribu lebih perkilonya, hal itu disebabkan karena produksi cabe yang menurun. 

"Sekarang harga caeb sampai 80 ribu karena gagal panen, ke depan kita akan lalukan penanaman cabe secara terjadwal dan terukur," katanya belum lama ini saat diwawancarai. 

Disebutkan Joko, bahwa gagal panen cabe ini disebabkan karena kondisi alam saat ini yang tak menentu,  kadang panas dan kadang juga hujan,  sehingga berdampak terhadap produksi cabe. "Cabe ini dampaknya besar, tapi karena kondisi alam,  kadang panas kadang hujan, jadi banyak yang gagal panen dan produksinya kurang baik, padahal tahun kemarin kita sudah alokasikan penanaman cabe dengan baik," jelasnya. 

Dengan penanaman cabe yang diatur secara terukur itu, dikatakan Joko, akan terjadinya dalam satu tahun itu ada rotasi penanaman cabe, sehingga tidak serentak semuanya. Sebab,  dalam hukum pertanian sebut Joko, jika ditanam secara serentak maka produksinya akan melimpah sehingga harganya anjlok. 

"Kalau harga anjlok, pedagang dan petani pendapatannya berkurang.  artinya dalam setahun itu harus ada rotasi.  dan ingat produksi tanaman pertanian sangat rentan terjadi kerusakan, maka harus di kelola dengan baik," tukasnya.


#Iksan