Breaking News

Pembangunan Berbasis Masyarakat Mutlak di Padang Panjang

MWawasan, Padang Panjang ~Pemerataan pembangunan di Padang Pajang adalah hal mutlak yang mesti dilakukan. Dengan ratanya pembangunan, kesejahteraan masyarakat akan serta merta meningkat. Hal itu ditegaskan pasangan calon pimpinan Padang Panjang, Fadly Amran – Asrul ketika bertemu dengan masyarakat Kampung Teleng, Kelurahan Kampung Manggis, Padang Panjang Barat. Sabtu pekan lalu.

Pernyataan yang disampaikan Cawako Fadly Amran merupakan jawaban atas keresahan yang selama ini melanda warga. Bantuan-bantuan yang diberikan kerap kali tidak menyentuh masyarakat secara utuh. Terutama di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). “Masyarakat ingin diberdayakan, dibantu dan dituntun pemerintah dalam menjalankan usahanya. Itu sangat diharapkan,” terang Linda (42), satu dari puluhan warga yang bertatap muka langsung dengan calon pemimpinnya.

Selain bantuan UKM, masyarakat juga berharap bantuan pendidikan tidak hanya menyentuh segelintir orang. “Padang Panjang ini kota pendidikan. Alangkah menyedihkannya jika bantuan pendidikan hanya dinikmati segelintir orang saja. Mestinya merata, agar setiap anak Padang Panjang mendapatkan pendidikan layak,” papar Linda lagi.

Selain Linda, Syaiful yang merupakan Ketua Pemuda Kampung Teleng berharap kehadiran pemerintah di tengah pemuda. “Aktivitas pemuda sangat minim. Padahal kalau digiatkan dan diajak serta, pemuda bisa menjadi penggerak perekonomian dan pembangunan,” papar Syaipul.

Menjawab pertanyaan warga, baik Fadly maupun Asrul, sama-sama menegaskan komitmennya untuk pemerataan pembangunan. “Konsep yang kita bawa adalah membangun Padang Panjang bersama-sama. Bukan pemerintah saja, tapi seluruhnya. Dengan begitu, kejayaan Padang Panjang akan bisa diraih,” tegas Fadly.

Ditambahkan Asrul, membangun bersama artinya, masyarakat menikmati hasil pembangunan secara merata pula. Bantuan-bantuan mengalir untuk orang yang benar-benar butuh. Baik bantuan UKM, atau juga bantua pendidikan. “Sehingga ke depan, angka kemiskinan bisa ditekan. Ekonomi masyarakat menggeliat. Pendidikan juga dinikmati oleh semua kalangan, tidak hanya segelintir orang,” ungkap Asrul.

Terkait peran serta pemuda, konsepnya sudah di kepala Fadly Amran. Sebagai Ketua KNPI Sumbar, Fadly sudah barang tentu menjadikan pemuda sebagai pelopor pembangunan. “Nan muda berkarya. Diarahkan ke hal-hal positif, sehingga gerakan pemuda tidak hanya bermanfaat untuk pribadinya, tapi juga masyarakat,” tegas Fadly. (red/ril)