Breaking News

Anggaran Pembentukan Desa Mandiri Pangan Tahun 2018 Hanya Rp. 6 Juta


MWawasan, Sarolangun~ Rencana pembentukan Desa Mandiri Pangan,  di Kecamatan Air Hitam tahun 2018 ini nampaknya akan berjalan kurang maksimal,  pasalnya anggaran yang tersedia dalam pembentukan desa bertemakan kampung pangan terpadu,  hanya sebesar 6 juta rupiah. 

Hal itu diakui Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Hayatudin, Jumat (09/03) kemarin saat diwawancarai koran ini di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan dengan anggaran yang sebesar itu,  pihaknya tidak akan bisa berbuat banyak untuk membantu masyarakat mewujudkan ketahanan pangan di desanya. 

"Pembentukan kampung pangan terpadu, atau desa mandiri pangan, membentuk bagaimana desa itu mandiri di bidang pangan.  tapi anggaran kami kecil, anggarannya cuma 6 juta setahun," katanya. 

Direncanakan kampung pangan terpadu,  ada didua kecamatan yakni kecamatan batang asai dan kecamatan air hitam.  namun akan diutamakan dulu di Kecamatan Air Hitam. 

"Tetap dilaksanakan tahun ini,  di Kecamatan Air Hitam, anggarannya cuma 6 juta.  sarana produksi contohnya bibit dengan polibek cuman itu yang bisa dibantu. Seharusnya anggaran kita lebih didukunglah, agar desa mandiri pangan ini kita bantu bebek, di sawah.  terpenuhi pangan hewani misalnya," katanya.

Selain itu,  ketika ditanya apa kendala dalam mewujudkan ketahanan pangan di kabupaten Sarolangun,  ia menyebutkan salah satunya kurangnya pendataan berapa ketersediaan pangan di Kabupaten sarolangun, sehingga pihaknya tidak tahu berapa jumlah konsumsi pangan apakah terpenuhi suprlus atau tidak. 

"Kendala utam ketahanan pokok,  belum adanya pendataan berapa ketersediaan pangan di kabupaten sarolangun. kalau Beras,  masih kurang.  makanya ada program cetak sawah," tambahnya. 

Kemudian ia juga menyebutkan di kabupaten Sarolangun ada beberapa wilayah yang rawan ketahanan pangan,  diantaranya Di beberapa desa dalam kecamatan Batang Asai, Daerah dalam di Kecamatan Pauah serta di Kecamatan Air Hitam. 

"Rawan ketahanan pangan seperti di Daerah Batang Asai,  Pauh bagian dalam dan air hitam.  karena infrastruktur jalan, saat membawa sembako menuju kesana sangat sulit," tukasnya.


#Iksan