Breaking News

Wako Hendri Arnis Kembali Maju Jadi Walikota Padang Panjang, Ini Alasanya.

MWawasan, Padang Panjang – Sempat beredar isu, kalua Walikota Padang Panjang H. Hendri Arnis tidak akan mencalon lagi sebagai Walikota Padang Panjang periode 2018-2023 pada Pemilukada yang akan diselengarakan secara serentak oleh KPU pertengahan tahun ini. 

Namun, Rabu (10/1) soreh kemaren tampak ratusan Kader dan simpatisan mengantar Pasangan Calon (paslon) petahana Hendri Arnis dan Eko Furqoni yang diusung PAN-NasDem ke kantor KPU Kota Padang Panjang, ke Sekretariat KPU Padang Panjang untuk dicalon kembali sebagai paslon Wako.

Bahkan, kedatangan paslon petahan ini sempat
menyebabkan kemacetan panjang. Hal itu disebabkan panjangnya deretan kendaraan roda empat dan dua yang mengantarkan Hendri Arnis yang menjabat Wali Kota Padang Panjang periode 2014 sampai 2018.

“Alhamdulilah, seluruh persyaratan yang kita bawa dinyatakan lengkap oleh KPU. Semua proses
pendaftaran berjalan lancar dan tanpa kesalahan cukup berarti,” sebut Hendri Arnis usai pendaftaran pada awak media.

Dulu katanya, ketika terpilih menjadi Wali Kota Padang Panjang, dirinya memang pernah menyatakan tidak akan kembali bertarung di Pilkada 2018. Namun, karena kuatnya dorongan dari sahabat, masyarakat, dirinya kembali memutuskan untuk melanjutkan kepemimpinan yang sudah lima tahun diembannya. "Karena dorongan melanjutkan amanah inilah, saya kembali maju," katanya. 

Sementara itu, Eko Furqani yang menjadi Calon Wakil Wali Kota menambahkan, dirinya telah memantapkan diri untuk mendampingi Hendri Arnis pada Pilwako Padang Panjang Tahun 2018. Meski pada periode sebelumnya, ia berlawanan dengan pasangan Hendri Arnis yang saat itu didampingi Mawardi. Pada Pilwako kali ini, Mawardi juga memutuskan untuk maju kembali.
"Kita memiliki satu pandangan yang sama terhadap Padang Panjang. Kita memantapkan diri untuk bersama-sama membangunan kampung halaman. Kami berharap, dukungan untuk melanjutkan pembangunan juga direstui oleh masyarakat Padang Panjang. Baik yang berada di kampung halaman maupun yang berada di perantauan,” pungkasnya. (ce)