Breaking News

Pembangunan Gedung Baru RSUD Gunungsitoli Serap Dana Hingga Rp. 110 Milyar


MWawasan, Nias~ Pembangunan gedung baru RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias yang berlokasi di Kota Gunungsitoli (sumut) menyerap dana hingga Rp.110 Miliar yang mana  pelaksanaan pembangunan gedung baru tersebut dikerjakan selama 3 (tiga) tahun anggaran.

Hal ini dibenarkan oleh ketua panitia pelaksana peresmian Gedung Baru RSUD Gunungsitoli Dr. Yudika Kristiana Zendrato sesuai dengan pernyataan laporannya saat ditemui oleh awak media, Senin (22/01), menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan peresmian ini yaitu surat perintah tugas dari direktur RSUD Gunungsitoli Nomor : 800/1917/Peg tanggal 28 Desember 2017, tentang pelaksanaan peresmian ruang perawatan baru dan syukuran tahun baru 2018 RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias.

Sebelumnya juga hal tersebut telah disampaikan Bupati Nias, Drs. Sokhi’atulo laoli, MM, saat melaksanakan persemian Gedung baru Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli Kabupaten Nias minggu lalu.

Bupati Nias juga menyampaikan bahwa TA 2017 RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias mendapatkan alokasi anggaran dari DAK penugasan Rp.42.208.561.000,- yang diperuntukan pada kegiatan pembangunan gedung baru dan pembangunan ruang rawat inap kelas III.

Sementara untuk TA 2018 ini, mendapatkan alokasi anggaran yang bersumber dari DAK penugasan sebesar Rp.53.408.208.000,- dialokasikan sebesar Rp.45.2000.000,- untuk melanjutkan pembangunan Gedung baru RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias. Untuk pengadaan alat kesehatan, pemenuhan peralatan Rumah sakit sebesar Rp.8.206.208.000,-.

“Dalam pembangunan gedung baru RSUD tersebut, ada ruang perawatan sebanyak 204 tempat tidur, ruang perawatan ICU 26 tempat tidur, kamar operasi 6 ruangan, ruang perawatan Hemodialisis 21 tempat tidur/mesin dan akan tersedia ruangan perawatan NICU/PIC/ICCU dan juga tersedia 17 ruang poliklinik Spesialis/SUB Spesialis serta fasilitas perparkiran yang mampu menampung 80 unit kendaraan roda 4 (empat), diharapkan dapat selesai pada tahun 2019,” jelas Bupati Nias Sokhi’atulo.


#Agri