Breaking News

Ini Alasan Golkar Mengusung Fadly Amran dan Asrul Jadi Wako dan Wawako Padang Panjang


MWawasan, Padang Panjang - Pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang periode 2018-2023, Fadly Amran dan Asrul, Rabu (10/1) pagi kemaren tela resmi dideklarasikan di Terminal Globe Kelurahan Pasang Usang Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang.

Deklarasi paslon Walikota dan Wakil Walikota tersebut di hadiri langasung oleh keluarga besar H. Amran St Sidi Sulaiman dan pentinggi-pentinggi partai dan ketua-ketua DPRD dari patai berlambangkan pohon beringin itu. Seperti  Darul Siska pengurus dari DPP, Ketua DPD I Golkar/Ketua DPRD Provinsi Sumbar Hendra Irwan Rahim, Pengurus DPD I, King Churcil, serta Jon Kenedy Azis Anggota DPR RI, dan Epi Dharma Wagub Tanah Datar.  Ketua DPD II Kota Padang/Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra, Wakil DPRD Bukittinggi, H. Trismon, Ketua DPRD Padang Panjang H. Novi Hendri.

Deklarasi Fadly Amran dan Asrul sebagai paslon Wako dan Wawako juga dahadiri oleh, Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kandung, Pemuda dan ratusan kader serta simpatisan dari kualisi partai Koalisi partai Golkar dan PDI-Perjuangan.
Pengurus DPP Golkar Darul Siska yang juga selaku Ketu Tim Pemenagan Pimilukda di Sumbar mengatakan, sebelum memutuskan pasangan calon Fadly dan Asrul, kami telah melakukan survey yang yang melibatkan kalangan akademisi. Sebab Pemimpin yang dibutuhkan oleh Padang Panjang kedepan adalah tokoh yang mampu mengembangkan bisnis Kota Padang Panjang, serta mampu mengembangkan pendidikan di Kota julukan Serambi Mekah ini. Selain itu, Pemimpin Kota Padang Panjang ini harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan juga mampu menjaga stabilitas pemerintahan.

"Itulah kriteria pemimpin yang sedang diharapkan oleh masyarakat Kota Padang Panjang sesuai survey yang kami lakukan. Dari proses penjaringan, maka kami carilah tokoh yang dari Padang Panjang atau dari luar Padang Panjang yang memenuhi kriteria tersebut, setelah kami teliti survey, dan kami pelajari, maka kami menemukan mutiara dari Padang Panjang yang tersembunyi di Kota Padang, kemudian kami menemukan berlian tersembunyi di Kota Padang Panjang itulah saudra Asrul yang telah berpengalaman di pemerintahan Kota Padang Panjang," papar Dasrul Siska didepan ratusan masa.

Menurut Darul Siska, pencalonan Fadly Amran dan Asrul, tidak sembarangan, bahkan melibatkan tiga profesor, dengan calon lain, Darul Siska mengajak, pasangan calon lain untuk berkompetisi secara sehat dan tidak ada kampanye hitam, money politik dan berpolitik secara bermartabat.

Setelah deklarasi, pasangan calon Fadly Amran dan Asrul, langsung diaarak menuju Kantor KPU Kota Padangpanjang di Kelurahan Guguak Malintang Kecamatan Padangpanjang Timur untuk melakukan pendaftaran dan penyerahan berkas pencalonan paslon, hingga pukul 14:00 wib, komisoner KPU dibantu personil sekretariat masih melakukan pemeriksaan surat-surat yang diserahkan oleh Liaison Oficer (LO).

Usai dari pemeriksaan semua dokumen dari KPU dan Panwaslu. Jafri Edi Putra selaku ketua KPU menetapkan bahwasannya berkas dari pasangan  Fadly Amran dan Asrul yang di usung partai Golkar dan PDI-P dinyatakan lengkap dan sah.

Setelah pendaftaran di KPU dinyatakan lengkap, didepan wartawan Fadly dan Asrul mengatakan,

"Kita ingin Padang Panjang dengan ciri khas religiusnya, bersih dan nyaman sehingga menjadi pusat kegiatan anak-anak dalam menuntut ilmu, menjadikan Kota Padang Panjang sebagai akses pendidikan yang merata bagi anak-anak di Padang Panjang, hak mendasar semua sekolah harus memiliki laboratorium bagi anak-anak, tentunya ini menjadi tujuan kita, kita harus menjadikan pasar Padang Panjang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat, tidak perlu pasar dengan eskalator yang penting bagaimana perputaran ekonimi berjalan baik dan menjadi tempat orang berwisata ke Padang Panjang dan kita bersama-ama memberikan yang terbaik bagi masyarakat Padangpanjang," kata Fadly Amran di dampingi Asrul.

Menurut Fadly, keikutsertaannya bersama Asrul dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang pada Pilkada 2018 mendatang, bukan hanya keinginan mereka berdua tapi untuk kejayaan Kota Padang Panjang kedepan, untuk itu paslon ini sangat berharap dukungan masyarakat Kota Padang Panjang.

"Kami disini bukan saja untuk kemauan Fadly dan Asrul saja tapi untuk kejayaan Kota Padang Panjang, kami mengharapkan do'a dan dukungan dari masyarakat untuk kejayaan Kota Padang Panjang kedepan," sebut Fadly

Sementara itu Asrul, mengaku dengan pengalaman lebih kurang 35 tahun di pemerintahan siap mendapingi Fadly dalam memimpin Padang Panjang kedepan, sepanjang pengamatan dan yang dialami diakui masih banyak kekurangan-kekuranagn yang berdampak pada ekonomi masyarakat.

"Sesuai dengan pengalaman saya lebih 35 tahun mengabdi di Padangpanjang, jabatan terakhir saya
Asisten I Pemerintahan dan Februari mendatang saya sudah pensiun dari PNS, lebih selama 35 tahun mengabdi sudah banyak yang saya lihat dan saya amati, yaitu disana sini banyak kekurangan-kekurangan yang bermuara pada ekonomi masyarakat, kesepakatan kami bersama Fadly, kami akan selalu beriringan dari awal hingga akhir, Insyaallah kalau Allah SWT izinkan kami berdua mimimpin Padang Panjang, kami akan selalu berdua samapi akhir masa jabatan," tutup Asruln. (ce)