Breaking News

Empat Paslon Wako Padang Panjang Bakal Menperebutkan BA 1 N, Dua Diantarnya Lulusan Amerika

MWawasan, Padang Panjang - Pesta demokrasi Pemilhan Umum Kepala Darah (Pemilukada) Kota Padang Panjang bakal seru . Pasalnya, Dua amamater Lulusan Amerika akan bersaing untuk merbutkan BA 1 N dengan jabatan Walikota Padang Panjang.

Hingga hari terakhir, Rabu (10/1) pendaftaran pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang di KPU, tercatat hanya Empat pasangan paslon Wako yang akan berkopentisi, untuk merebutakan jabatan selaku Walikota dam Wakil Walikota  Padang Panjang dengan masa jabatan 2018-2023.

Empat paslon itu, telah mendaftar, dan telah dinyatakan persyaratan meraka semua lengkap. Yakni, pasangan Mawardi-Taufiq Idris yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendaftar pada hari pertama pendaftaran, dan hari keduanya disusul pasangan Rafdi Meri Syarif-Ahmad Fadli yang diusung oleh koalisi Partai Gerindra bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Di Hari ketiga, pendaftaran pasangan calon, diikuti oleh dua paslon. Pertama, Fadly Amran-Asrul yang diusung oleh koalisi Partai Golkar dan PDI Perjuangan, sorenya diikuti oleh pasangan Hendri Arnis-Eko Furqani yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai NasDem.

Dari pantauan www.mediawawasan.com di KPU Kota Padang Panjang, dua paslon ini Walikotanya adala jembolan dari Amarika, tentu saja hal ini sangat menarik perhatian. Karena sala satu dari mereka adala Petahana yakni Hendri Arnis, sedangkan satunya lagi adalah Fadly Amran yang baru berusia 30 tahun, dan pengusaha sukses di Kota Padang.

"Kita berharap pada Pemilukada ini masyarakat harus cerdas memilih, karena dari dua paslon yang akan berkompetisi itu, adalah jebolan perguraun tinggi dari Amerika. Tentu saja ini mendakan tokoh yang tampil untuk Pemilukada ini orang-orang yang cerdas, jadi kita selaku pemilih juga harus cerdas," kata salah seorang toko muda, Muhmad Bram Maghfirah, S.Pd, yang akrab di sapa Bram, Kamis (11/1). (ce)