Breaking News

35 Kepala Desa di OKI Deklarasi Jamban Sehat


MWawasan, OKI(SUMSEL)~ Sebanyak 35 orang kepala desa (kades) dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, deklarasi  gerakan stop buang air besar sembarangan (BABS). Dengan kata lain tidak ada lagi, atau sudah 100 persen masyarakat dalam wilayah desanya telah memiliki jamban sehat.

Deklarasi gerakan stop BABS tersebut dibacakan oleh Kepala Desa Mulya Jaya Kecamatan Mesuji OKI, Trans Hadi Sasmito mewakili 34 orang kades lainnya dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 tahun 2017 yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati OKI, Senin (13/11/2017) pagi.

Meski belum seluruh desa dalam wilayah Kabupaten OKI sudah 100 persen memiliki jamban sehat, namun diharapkan dengan adanya deklarasi stop BABS ini dapat diikuti desa lainnya, serta dapat mendorong masyarakat agar meninggalkan perilaku berisiko tersebut.

Karena berdasarkan hasil kajian tentang kualitas air minum di Indonesia, masih banyak masyarakat yang mengambil air dari air permukaan atau air tanah yang mengandung bakteri e coli, karena tercemar oleh tinja manusia. Akibatnya, biaya tinggi harus dikeluarkan untuk mengolah air tersebut sehingga layak minum.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, HM Lubis, SKm. MKes mengatakan, memang ada 35 orang kades yang deklarasikan stop buang air besar sembarangan (BABS). Artinya dalam wilayah desa mereka, 100 persen masyarakatnya memiliki jamban sehat.

“Sebenarnya tidak itu saja, tetapi ada 13 desa lainnya, jadi kalau tadi ada 35 desa ditambah 13 desa lagi berarti sudah ada 48 desa yang masyarakatnya telah memiliki jamban sehat. Selain itu, ada 60 desa yang telah mengajukan dan saat ini sedang kita verifikasi,” ujarnya.

Dilanjutkannya, verifikasi tersebut secara berkelanjutan akan terus dilakukan. Artinya walaupun mereka (desa -red) telah mengajukan bahwa masyarakat dalam wilayah desanya dinyatakan telah 100 persen memiliki jamban sehat, namun akan kita verifikasi terlebih dahulu kebenarannya.


#Febri

No comments