Breaking News

Ini Penyebab, Garuda Tunda Penerbangan Pesawat Airbus ke Papua

MWawasan.Jayapura~ Maskapai Garuda Indonesia telah menjadwalkan penerbangan perdana pesawat jenis Airbus A330-200 milik mereka dari Jayapura ke Jakarta pada 10 Juni 2017, namun mengalami penundaan.

General Manager Garuda Indonesia Jayapura, Mac Fee Kindengan menjelaskan, tertundanya penerbangan pesawat Airbus rute Jayapura-Jakarta lantaran terkendala pengiriman alat dan kelengkapan lain yang akan digunakan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua.

“Awalnya Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar sebagai tempat pengalihan pendaratan pesawat terbang jika ada ancaman tertentu yang membahayakan penerbangan seperti cuaca buruk, tapi karena waktu tempuh cukup lama 3,5 jam, maka dipindahkan ke Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor,” jelas Mac Fee, di Kota Jayapura, belum lama ini.

Mac Fee mengatakan, fasilitas di Bandara Frans Kaisiepo belum lengkap untuk didarati pesawat jenis Airbus A330-200, karena itulah pihaknya tengah mempersiapkan seluruh fasilitas yang akan digunakan ketika pesawat mendarat.

Dirinya telah mempresentasikan di depan pihak Direktorrat Kelayakan Udara Pusat Pengoperasian Pesawat Udara tentang rencana Airbus terbang Jayapura, Papua lantaran seluruh peralatan pendukung telah siap di Jayapura.

“Tapi alasan teknis operasional untuk keamanannya. Jadi kami harus alihkan ke Biak. Kalau di Makassar yang menghabiskan waktu cukup lama sangat tak memungkinkan karena menyangkut jadwal terbang kru pesawat yang ada batas kerjanya,” jelas Mac Fee.

Selain Bandara Frans Kaisiepo, Biak, manajemen Garuda Indonesia juga mencari alternatif lain. “Kami memilih Port Moresby, Papua Nugini (PNG) sebagai tempat pengalihan pendaratan pesawat terbang, jika ada ancaman tertentu yang membahayakan penerbangan seperti cuaca buruk atau divert,” terang Mac Fee.

Menurut Mac Fee, kenapa di Port Moresby, PNG untuk divertnya karena jaraknya cukup dekat. “Tapi hal ini masih sebatas pembahasan dengan kantor pusat karena kami belum ada perjanjian juga dengan pemerintah PNG,” katanya.

Mac Fee pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di Papua yang telah lama menantikan kehadiran pesawat jenis Airbus. Sebagai gantinya untuk sementara, pihaknya melayani penumpang dari Jayapura tujuan Jakarta menggunakan Garuda Indonesia jenis Boeing 737-800 NG.




#Kabarpapua co

No comments