Breaking News

Tjahjo Kumolo : Kepala Desa Adalah Benteng NKRI

MWawasan.JAKARTA~ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta agar perangkat desa menjadi benteng Pancasila, NKRI, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika. Mereka adalah unsur pemerintah yang setiap harinya adalah langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Jadi posisinya sangat strategis dalam menangkal isu atau gerakan yang bisa mengancam keutuhan NKRI, UUD 1945 Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Tjahjo belum lama ini.

Pemerintah ini, kata dia sifatnya tegak lurus mulai dari Presiden sampai kepala desa. Maka itu, deteksi dini, menurut dia amat diperlukan di tingkat desa. Masalah kesatuan bangsa ini, jangan semua diserahkan ke TNI, namun juga kepala desa.

Masalah pembangunan di negeri ini, dari sisi anggaran atau perencanaan, kata Tjahjo sudah tidak ada masalah. Justru yang jadi masalah itu adalah soal stabilitas. Percuma saja,  bila memiliki banyak uang, tapi stabilitasnya tidak terjaga.

"Kalau ada ria-ria wajar. Tapi jangan sampai merusak kebhinekaan. Saya titip jaga NKRI. Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan UUD 1945," ujarnya.

"Harus berani menentukan sikap berani kepada siapa saja yang ingin merubah NKRI, mengganti Pancasila dan merusak kebhinekaan. Itu lawan kita," katanya.

Di Indonesia, orang berbeda agama boleh saja.  Tapi ketika sudah bicara bangsa,  semuanya harus  tunduk pada UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan  Pancasila.  "Tidak ada embel-embel lagi. Itu prinsip," kata Tjahjo.


#Gan/Puspen Kemendagri