Breaking News

Diplomat Muda RI Siap Promosikan Raja Ampat Papua Ke Mancanegara

MWawasan.JAKARTA~ Satu hari menyusul kunjungan ke delapan Presiden Jokowi ke tanah Papua guna meresmikan berbagai proyek percepatan pembangunan, para Diplomat Muda peserta Sekolah Staf Dinas Luar Negeri Ke-58 dari Kementerian Luar Negeri (Sesdilu 58) melakukan kunjungan ke Kabupaten Raja Ampat di Propinsi Papua Barat pada tanggal 11 - 14 Mei 2017.

Sesuai dengan paradigma baru diplomasi Indonesia yang menuntut para Diplomat untuk menjadi marketer Indonesia, kunjungan dilakukan untuk mengidentifikasi dan menggali potensi investasi dan keunggulan pariwisata daerah Raja Ampat yang dapat dipromosikan di luar negeri.

Raja Ampat terdiri atas 1.847 pulau, sekaligus merupakan rumah dari 70% populasi karang dunia, beragam spesies ikan karang, hewan lunak, penyu, dan pari manta, serta 258 spesies burung, termasuk Burung Cendrawasih Merah dan Burung Cendrawasih Botak.

Keanekaragaman dan keindahan hayati laut dan darat yang dimiliki oleh Raja Ampat telah menjadi magnet para wisatawan, khususnya bagi para penyelam, dan menjadi bagian dari Coral Triangle Initiative. Di samping itu, juga bagi wisatawan pengamat burung, peneliti, dan para pecinta alam. Karena itulah sektor pariwisata spesifik yang bersifat bahari, ramah lingkungan dan petualangan, merupakan potensi unggulan daerah yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat untuk menarik minat para turis, baik asing maupun dalam negeri.

Dari empat pulau terbesar di Raja Ampat, yaitu Waigeo, Salawati, Batanta, dan Misool, saat ini Pemkab tengah memfokuskan pembangunan sarana akses dan infrastruktur penunjang sektor pariwisata di Pulau Waigeo. Telah diproyeksikan pula pembangunan di Pulau Misool dalam beberapa waktu ke depan.  

Sejauh ini investor terbesar dalam sektor pariwisata di Raja Ampat adalah negara Swiss dan juga beberapa negara Eropa lainnya. Dalam dialog dengan para Diplomat Sesdilu 58, Pemkab Raja Ampat yang diwakili oleh Asisten II Ekonomi, Kepala Badan Pembangunan Daerah, dan Kepala Dinas Pariwisata, mengharapkan kerja sama dan dukungan dari Kementerian Luar Negeri agar dapat membantu promosi potensi Raja Ampat kepada para calon investor potensial di luar negeri dan menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

Kunjungan para Diplomat peserta Sesdilu 58 Kementerian Luar Negeri ke Raja Ampat ini merupakan bagian upaya memperkuat promosi guna menunjang Diplomasi Ekonomi khususnya wisata bahari.​ 



#Gan/Pusdiklat/UPT Sesdilu