Breaking News

Daerah-daerah Ini Didorong Kemendagri Agar Kejar Target Perekaman

MWawasan.GORONTALO~ Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) mendorong sejumlah daerah yang target perekamannya masih di bawah rata-rata nasional. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Kordinasi Nasiona (Rakornas) Dukcapil di Gorontalo pada 18 – 19 Mei 2017.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh menyebutkan, daerah-daerah ini antara lain seperti Jawa Timur (Jatim) masih kurang 1,2 juta penduduk lagi belum merekam. Begitu juga, Sumatera Utara (Sumut), Lampung, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sumatera Selatan (Sumsel) masih sekitar 1,6 juta penduduk lagi.

“NTT ini persentasenya masih besar yakni 28 persen yang belum merekam. Jumlahnya sekitar 1 juta orang lagi, saya paham kondisi di NTT yang kepualauan. Terakhir ini, Papua. Masih ada 2 juta orang belum merekam dari 5 juta penduduknya, yang sudah merekam, baru 800an orang. Ini kurang 59 persen,” kata Zudan dalam penutupan Rakornas Dukcapil di Gorontalo, Jumat (19/5).

Zudan menambahkan, daerah-daerah ini harus bisa menyelesaikan target perekamanya per Desember 2017. Data secara nasional sendiri, saat ini sudah 97,2 persen penduduk yang telah melakukan perekaman. Sisa 2,48 persen lagi, ia optimis dinas dukcapil daerah bisa menyelesaikan target tersebut nantinya.

Menurut dia, memang ada daerah-daerah yang sudah memiliki persentase perekaman di atas perolehan nasional. Seperti DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar) dan Bangka Belitung (Babel). Bahkan ketiganya sudah mencapai angka 100 persen lebih. Karena, mereka sudah dianggap menyelesaikan target perekaman lama dan melayani perekaman baru.

“Pada 2018 nanti, akan berlangsung Pilkada Seretak di 171 daerah. Kita harus rapihkan data kependudukan kita. Ini, pekerjaan besar kita adalah menyelesaikan perekaman yang kurang dari 2,48 persen. Kita sdh slesaikan 97,2 persen. Tinggal sedikit lagi, perekaman selesai,” ujar dia


#Gan/Puspen Kemendagri